Inilah Alasan Kenapa Beberapa Pemain Bola Bisa Gagal Tes Medis

Anda fikir tes medis adalah bukanlah hal yang perlu? Janganlah percaya dahulu. Seperti yang kita saksikan pada musim panas ini, sistem kepindahan seseorang pemain belum juga juga akan usai hingga mereka lewat tes medis yang ketat.

Untuk ketahui selanjutnya, FourFourTwo memperoleh keterangan dari Kepala Departemen Medis Berolahraga Blackburn, Dave Fevre, yang disebut anggota tim fisioterapis Manchester United serta Great Britain Rugby League, serta anggota dari Football Medical Association.

Inilah Alasan Kenapa Beberapa Pemain Bola Bisa Gagal Tes Medis

” Saya menyamainya dengan seperti Anda pergi serta beli mobil sisa – Anda bisa ambil resiko serta setuju membelinya berdasar pada apa yang Anda saksikan, atau bila Anda bijaksana Anda juga akan membelinya sesudah mobil itu di check dari seseorang pakar. Saat Anda lihat jumlah uang yang dibayarkan untuk beli seseorang pemain, juga akan begitu bagus untuk club untuk meyakinkan sebisa-bisanya kalau pemain yang mereka beli dalam keadaan yang bagus. ”

” Tapi karna tiap-tiap pemain sepak bola berlainan, demikian juga tiap-tiap tes medis di sepak bola. Kriteria club, prasyarat dari manajer, umur, tempat, kisah medis serta cedera pemain – semuanya variabel juga akan beralih setiap saat. ”

” Tak ada standard tes medis yang tentu – tiap-tiap club mempunyai langkah sendiri dalam lakukan suatu hal. Umumnya pemain yang ditransfer ke club kami juga akan melakukan tes medis sepanjang dua hari, walau saat (sistem transfer) berdekatan dengan tenggat akhir masa transfer, Anda akan tidak memiliki saat banyak untuk mengerjakannya. Namun dalam ke-2 masalah itu peranan tim fisioterapis, dokter club, serta tim kesehatan yaitu sediakan sebanyak-banyaknya info pada manajer serta pejabat club supaya mereka dapat buat ketentuan paling akhir. ”

Uji kelayakan

” Terdapat banyak elemen perlu yang diaplikasikan beberapa besar tes medis. Kontrol kesehatan untuk temukan ada problem jantung yaitu satu diantaranya ; mulai sejak serangan jantung yang sempat dihadapi Fabrice Muamba, sekarang ini beberapa club bahkan juga lebih jeli mengecek ada problem jantung. Pemain sampai umur 24 th. baiknya mesti lakukan kontrol tahunan untuk mendeteksi problem yang terkait dengan jantung. ”

” Saat transfer akan memengaruhi banyak hal. Untuk jendela transfer Januari, Anda umumnya mencari pemain yang telah dalam keadaan fisik siap – tidak sering kita lihat satu club merekrut pemain yang tengah alami cedera pada saat itu, walau Arsenal sempat pilih untuk mengerjakannya dengan merekrut Kim Kallstrom jadi utang. Itu tidak seringkali berlangsung, tapi mungkin saja ada info yang relevan yang ikut serta dalam perjanjian itu yg tidak di ketahui beberapa orang diluar club. ”

” Anda juga akan mencari pemain yang dengan teratur bermain, serta lalu terserah Anda untuk memberi penilaian Anda pada manajer tentang keadaan fisik mereka serta apa yang mungkin saja mesti dikerjakan untuk buat mereka menjangkau level kesehatan paling baik. Club juga akan memakai tim kesehatan mereka sendiri untuk mengecek hal tersebut ; dari persentase lemak badan sampai tes VO2 max (volume maksimum oksigen yang diolah oleh badan manusia ketika lakukan aktivitas yang intensif) untuk mengukur keadaan beberapa pemain serta sejauh apa kesiapan fisik mereka. ”

” Sebagian club juga akan melibatkan tes pandangan, pendengaran serta kontrol gigi sepanjang tes medis. Umpamanya, sepanjang saya di Manchester United kami bekerja dengan Profesor Gail Stephenson (ilmuwan bagian pandangan di Kampus Liverpool) dalam lihat banyak segi berolahraga, latihan, serta pandangan. ”

” Kami juga kirim pemain ke dokter gigi untuk lakukan kontrol untuk menghindar problem yang bisa berlangsung di selama musim, serta menghindari dampak bio mekanis yang dapat keluar. ”

Menganalisa resiko

” Beberapa hal yang memengaruhi gerakan pemain – sendi, otot-otot kunci, kesehatan, serta titik-titik lemah yang mungkin saja ada – juga akan dinilai. Saya terlebih tertarik pada kontrol sisi panggul karenanya yaitu sisi perlu untuk mobilitas badan sisi atas serta bawah, kemampuan, dan mencegah cedera. Tempat bermain seseorang pemain akan memengaruhi tes medis – penjaga gawang, umpamanya, juga akan melakukan kontrol di bahu, siku, pergelangan tangan serta, sudah pasti, tangan. Bila ada kontrol selanjutnya yang diperlukan, kami juga akan menjadwalkan pemindaian badan serta lakukan kontrol yang lebih menyeluruh. ”

Inilah Alasan Kenapa Beberapa Pemain Bola Bisa Gagal Tes Medis

” Tidak cuma pemain yang kami rekrut yang juga akan melakukan tes medis. Pemain akademi kami juga akan melakukan satu tes medis saat mereka geser ke scuad senior untuk menilainya perubahan mereka serta membandingkannya dengan standard tim paling utama. Pemain utang akan melakukan tes medis, yang bisa dikerjakan dalam cara-cara untuk pemain serta club. ”

Baca Juga : Manfaat Pijat Tubuh Bagi Kesehatan

Terkadang kami juga akan lihat hasil kontrol serta berfikir, ‘kami tidak percaya mereka bisa melakukan 40 pertandingan di Divisi Championship’

” Sebagian pemain utang juga akan buat kepindahan permanen serta sering perawatan yang diperlihatkan oleh club yang merekrut mereka jadi aspek yang memengaruhi. Jadi keseluruhannya, kontrol medis profesional yang diaplikasikan pada pemain utang bukan sekedar meyakinkan club ini memperoleh pemain fit, tapi dapat juga buat si pemain berkesan hingga pada akhirnya ingin gabung. ”

” Pemain dapat tidak berhasil lewat tes medis karna beberapa argumen – terkadang kami juga akan lihat hasil kontrol serta berfikir, ‘kami tidak percaya mereka bisa melakukan 40 pertandingan di Divisi Championship pada sekarang ini – kami tidak mau untuk ambil resiko buat mereka. ”

” (Tapi) itu tidaklah akhir dari semuanya, serta kami masih tetap juga akan bekerja bersama dengan si pemain serta agen mereka hingga kami bisa menolong mereka. Selanjutnya, keperluan club, kemampuan scuad, kapan seseorang pemain juga akan menjangkau level kesehatan paling baik mereka, atau kapan mereka juga akan sembuh dari cedera juga akan memastikan penilaian ini. Jadi bila mereka tidak lolos tes medis di satu club, mereka masih tetap dapat lulus tes medis di club beda. ”

Tes-tes yang dikerjakan

Berikut tes-tes kunci dalam tes medis didunia sepakbola

Tes 1 : Jantung serta kesehatan

Kontrol jantung dengan EKG juga dikerjakan dalam tes medis, untuk memonitor detak serta kisah kesehatan jantung ; ini mungkin saja juga akan melibatkan tes darah serta kesehatan. Club dokter mungkin saja juga akan lakukan tes urine untuk mendeteksi protein atau keton yang memerlihatkan problem kesehatan seperti diabetes.

Tes 2 : Kestabilan Muskuloskeletal

Tim fisio juga akan mengecek dengan detil peluang titik lemah di ruang lumbar bawah (punggung) serta panggul – daerah dimana cedera hamstring serta adduktor bisa keluar. Mereka dapat juga mengecek tiap-tiap cacat peranan atau kekakuan otot waktu lakukan pergerakan simpel dengan memakai latihan seperti squats, hop tests serta lunges.

Tes 3 : Problem Isokinetis

Fokus pada otot serta pergerakan (seperti paha depan serta paha belakang, umpamanya), tim fisioterapis dapat memprediksi perbandingan pada dua sisi otot waktu mereka bergerak dengan berbarengan serta mengidentifikasi kekurangan yang mungkin saja juga akan menyebabkan cedera atau juga akan memengaruhi keadaan saat cedera. Latihan fleksibilitas lutut serta latihan penambahan yaitu sebagian cara yang dipakai untuk mengecek gerakan pemain.

Tes 4 : Pemindaian

Untuk mengkaji kisah cedera, tim medis juga akan memohon pihak rumah sakit lakukan resonansi magnetik atau pemindaian USG. Pemindaian bisa dipakai untuk mengecek sebagian besar otot serta sendi di kerangka manusia.

Tes 5 : Kandungan lemak badan

Club bisa memakai tehnologi Impedansi Bioelektrik – monitor lemak badan yang kirim tanda listrik lewat badan untuk mengukur jaringan ramping (sisi dari otot tanpa ada lemak) serta lemak. Umumnya pemain profesional diinginkan mempunyai sekitaran 10 % lemak badan. Tes kandungan lemak masih tetap dipakai dalam beberapa hal untuk menyatakan hasil kontrol, sepanjang pemeriksa yang sama ikut serta dalam pengujian ulang.

Tes 6 : Tes lari Ergometrik

Sesuai sama namanya, ini yaitu tes untuk mengukur kecepatan pemain dalam jarak spesifik. Beberapa pemain non penjaga gawang di divisi Championship umumnya diinginkan dapat lari 20 mtr. dibawah tiga detik.

Artikel ini dapat di buat karena pertolongan Football Medical Association (FMA) – tubuh perwakilan semuanya anggota divisi medis, keilmuan, serta kursus di sepakbola profesional di Inggris.